PUISI: "UNGKAPAN UNTUK SERIBU TETES DARAH PAHLAWAN"

 Oleh: Slamet Riyadi

Semangat api bergelora kembali.

Berjuang mengusir tirani dari inangnya.

Tidak ada perasaan putus asa jiwa mereka

Menyerah adalah sebuah pantangan bagi mereka meskipun tertangkap basah

 

Air kental berwarna merah bercucuran di medan pertempuran

Mautpun tidak membuatnya gentar karena harga diri

Bangsa dan tanah air adalah nyawanya

Semangat akan menggelorakan hatinya

 

Suara berisik dari pesawat tempur

Tidaklah menghambat pendengaran yang mereka dengarkan kata

MERDEKA!!  MERDEKA!! MERDEKA!!

Merdeka atau mati, merdeka atau dijajah lagi

 

Dan tak akan sia-sia perjuangamu

Tetesan darahmu terjawab saat ini

Kini tanah airmu telah bangkit dan merdeka

Kokoh tanah yang kau perjuangkan, jernih air yang kau teteskan


Komentar

Postingan Populer