PUISI MALAM : "AKU TIDAK SANGGUP UNTUK MERINDU"
Oleh: Slamet Riyaditan
Tidak ada artinya
Kerlap-kerlip bintang di malam yang penuh suara
Meski keadaan saat ini terasa sunyi.
Ketika angin menghembus tanpa menepi
Dan ini telah memanggilku.
Tidak sanggup aku menahan rasanya,
Rindu yang menyelimuti sepanjang malam.
Meski saat ini waktunya untuk aku terpejam
Dan mengucapkan selamat malam.
Gelisahku menyapa rembulan yang jarang akan kedatangannya
Yang selalu kusambut setiap malamnya,
Sekarang sinarnya pun telah tiada.
Malam yang redah terasa rintik oleh mendungnya hati
Karena kerinduan yang mendalam,
Terasa hati tak sanggup untuk merindu.
Tidak ada secangkir teh pun yang dapat menenangkan hati
ini
Karena kerinduan.
Tidak ada suara-suara yang membuatku tertidur terlelap
Untuk menghapus semua kerinduan.
Rasa ini sungguh berat dan dipenuhi kegelisahan
Seperti malam tanpa bintang.
Dingin dalam mendung tanpa terselimuti dan badan
telanjang.
Itu karena aku tidak sanggup untuk merindu.
Malam, aku tidak sanggup.
Aku tidak sanggup sunyi dalam kedinginan
Dan sanggup telanjang dalam kedinginan
Namun aku tak mampu untuk meridu.
Malam...
Izin kan aku untuk bertemu..

Komentar
Posting Komentar